Kategori
Otomotif

NETA Hadir di BCA Expo 2023, Bawa Mobil Listrik Rp 300 jutaan

NETA hadir di BCA Expo 2023 dengan membawa seluruh line up produk mobil listriknya. Berpartisipasnya NETA dalam  BCA Expo 2023 dimulai pada 8 – 10 September 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang.

Selama BCA Expo 2023 berlangsung, NETA menampilkan salah satu produk unggulannya yaitu NETA V di Booth EV di Hall 9-10. Tak hanya menyuguhkan kecanggihan teknologi pintar, pengunjung juga dapat melakukan Test Drive untuk merasakan langsung berbagai fitur unggulan mobil NETA V seperti Head Unit 14,6 Inch dan Meter Cluster 12 Inch, Keyless Entry, Electric Parking Brake (EPB), Rear Camera, dan lainnya.

Setelah sebelumnya NETA V mengumumkan pre-book dengan harga OTR Rp 379.000.000. Kali ini NETA kembali membuka pre-book dan memberikan beragam promo spesial dan istimewa khusus untuk pengunjung BCA Expo 2023, seperti Free Wall Charging & Installation*, serta Battery Warranty selama 8 Tahun atau 180.000 KM**.

“Ini merupakan momen terbaik untuk memiliki mobil listrik impian anda yaitu NETA V dengan berbagai program promo menarik, bekerjasama dengan KKB BCA di ajang BCA Expo, ujar Yusuf Anshori, selaku Brand & Marketing Director PT NETA Auto Indonesia.

“Harapannya, tentu akan mendapatkan respons positif dari pengunjung, dan juga Masyarakat Indonesia masih terus melihat eksistensi NETA di industri otomotif Indonesia, tambah Yusuf.

Line up Produk Neta di Indonesia

NETA memasuki pasar otomotif Indonesia sejak 11 Agustus di GIIAS 2023. Dalam event tersebut Neta membawa tiga line up mobil lsitriknya seperti Neta S sebagai mobil sports dengan teknologi modern, Neta U sebagai BEV-SUV dengan jarak tempuh baterai yang lebih jauh, serta Neta V sebagai kendaraan modern dengan teknologi kelas atas untuk kaum muda Indonesia.

“Kami sangat bangga dapat menghadirkan produk kami yang berkualitas tinggi, kami sangat yakin Neta hadir dan berinvestasi demi memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia serta mendukung Pemerintah menjadikan industri otomotif yang lebih ramah lingkungan,” kata Presiden Direktur PT Neta Auto Indonesia, Wang Chengjie.

Neta yang mulai menjajaki di Industri otomotif sejak tahun 2014 lalu di bawah naungan Hozon Auto Manufacturing di China, kini menjadi brand dengan pencapaian luar biasa yang mengenalkan produknya pertama kali ke publik di tahun 2018.

Di akhir tahun 2019 jenama asal China ini, berhasil mencatatkan angka produksi hingga 10.000 unit secara global. Melanjutkan misi dalam menciptakan produk berkualitas terbaik dengan riset yang mendalam mengenai kebutuhan konsumen di pasar otomotif di China, Neta telah meluncurkan setidaknya lima model dan berhasil mencatatkan angka penjualan hingga 150.000 unit di tahun 2022.

Klaim pabrikan mengatakan dengan meraih catatan yang positif tersebut, membawa Neta menjadi No. 1 start up otomotif dan No. 9 di antara pemain kendaraan listrik di China.

Neta juga menjadi salah satu dari sepuluh perusahaan perakit mobil penumpang dengan baterai listrik, dan sekarang menjadi brand kendaraan listrik dengan pertumbuhan tercepat pada tahun 2021 karena memiliki tingkat pertumbuhan dua kali lipat dari rata-rata angka pertumbuhan industri kendaraan listrik di China.

Demikian ulasan NETA hadir di BCA Expo. Simak terus Moladin.com untuk update berita terbaru seputar otomotif.

Kategori
Otomotif

Kesuksesan Neta Auto di Indonesia Berbanding Terbalik dengan Tantangan di Pasar Cina

Neta Auto, sebagai pelaku utama dalam industri mobil listrik, sukses meluncurkan serangkaian model unggulan di pasar otomotif Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan Indomobil Group di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.

Dalam GIIAS 2023, merek Neta, yang tergabung dalam Hozon Auto Group, berhasil mengguncang panggung dengan mempersembahkan tiga model unggulan: Neta V, Neta S, dan Neta U.

Neta V, sebuah mobil listrik, hadir dengan baterai berkapasitas 40,7 kWh yang ditenagai oleh motor listrik berkekuatan 93,8 hp dan torsi mencapai 150 Nm. Model ini memiliki daya jelajah hingg 401 kilometer dalam satu kali pengisian baterai.

Proses pengisian baterai Neta V dari 0-100 persen memerlukan waktu delapan jam dengan  AC. Sementara itu, teknologi pengisian cepat DC memungkinkan pengisian dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu 30 menit saja. Neta V dapat dipesan dengan harga Rp 379 juta on the road di Jakarta.

Model lain yang turut menghiasi pameran adalah Neta S, sebuah sedan sport, dan Neta U, SUV listrik dengan jangkauan baterai yang lebih luas.

“Perusahaan kami akan beroperasi di Indonesia dan mulai memasarkan pada kuartal keempat 2023 di bawah NETA Auto Indonesia,” kata Vice President of Neta Overseas and President Director of PT Neta Auto Indonesia, Wang Chengjie, saat konferensi pers pengewnalan tiga produknya itu di arena GIIAS 2023, ICE Serpong, Tangerang, Kamis (10/8/2023) lalu.

Penjualan Neta di China Terus Menurun

Meski kehadiran perdana ini menarik perhatian, perusahaan ini juga dihadapkan pada tantangan yang signifikan di pasar Cina.

Sebagai informasi Neta Auto sukses dalam penjualan mobil listrik di Cina sejak 2018 hingga 2022, dengan total 150.000 unit terjual, ternyata tidak diikuti oleh performa yang sama di pasar domestiknya.

Data dari Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAAM) mengungkapkan penurunan yang signifikan dalam penjualan Neta di Cina selama Januari hingga Juli 2023.

Penjualan Neta di Cina hanya mencapai 59.903 unit selama periode tersebut, mengalami penurunan sebesar 22,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penurunan paling drastis terjadi pada Neta V, yang hanya terjual sebanyak 22.272 unit, mengalami penurunan 55,8 persen dibandingkan dengan tujuh bulan pertama tahun 2022.

Neta U juga menghadapi penurunan penjualan sebesar 10,8 persen, dengan total 23.917 unit terjual. Meskipun Neta S, sebagai model baru, mampu mencatatkan penjualan sebanyak 13.711 unit, perbandingannya belum bisa dianalisis dengan model sebelumnya.

Menghadapi tantangan ini di pasar Cina, diharapkan Neta Auto akan mengadopsi pendekatan berinovasi dan penyesuaian strategi untuk mengatasi penurunan penjualan. Walaupun pasar otomotif Indonesia menjanjikan sebagai peluang pertumbuhan, tantangan di pasar Cina menjadi ujian sejati bagi kemampuan Neta Auto untuk tetap bersaing dan berkembang dalam ranah mobil listrik.