Kategori
Otomotif

Mengenal Jaguar Daimler: Mainan OKL

Autogallery Rheinberg

TorakID- Jika anda bisa memiliki mobil ini dari baru, maka anda adalah Orang Kaya Lama/OKL. Daimler adalah nama untuk mobil mewahnya Jaguar sejak dibeli di tahun 1950. Daimler Inggris & Daimler Jerman (Mercedes) itu berbeda ya, jadi jangan disamakan.
.
Untuk Daimler ini joknya konon dilapisi kulit anak domba, bagian belakangnya ada meja kayu kecil, woodpanel yang dibubuhi krom, jok elektrik dengan pemanasnya, sunroof elektrik, odometer digital, yang ada di LCD panel kecil dibawah spidometer (format Mph) yang dilengkapi dengan VCM (Vehicle Check Module), fusebox letaknya di kotak penyimpanan diantara jok depan, tombol untuk membuka bagasi di penyimpanan dasbor depan & vanity mirror. Mesinnya 3.6L AJ6 Inline 6, 4-Speed Automatic.
.
Ada sebuah cerita menarik, dulu tahun 80an saat British Leyland masih ada & memiliki Jaguar, saat itu XJ sedang didesain, bos di British Leyland ingin XJ dimasukkan mesin V8 Rover, tentunya insinyur di Jaguar tidak setuju & menyiasati bagaimana mesin tersebut jangan sampai masuk, dengan mendesain ruang mesinnya terlalu kecil untuk memuat mesin konfigurasi V. Rencana berhasil, tetapi itu berarti Jaguar tidak bisa memuat mesin V mereka sendiri, yang awalnya menggunakan mesin inline 6, tetapi karena persaingan maka Jaguar dengan suatu cara berhasil memuat mesin V12 kesana.

Mobil ini nyaman, pake banget. Karena memang tujuannya sebagai mobil paling mewah & nyaman dari Jaguar. Untuk varian V12 di Daimler ini, dinamakan Double Six. Di generasi sebelum ini tipe tertingginya Daimler Van Den Plas & Daimler Double Van Den Plas. Dilengkapi dengan kursi belakang individual. Van Den Plas sendiri itu seperti karoseri yang membuat versi mewah mobil khusus dari British Leyland (mirip dengan Binz di Mercedes Benz). Makanya dulu ada juga Austin Van Den Plas.

Kenapa saya bilang yang bisa beli dari baru OKL? Karena unitnya diimpor langsung dari Inggris, mungkin ditangani Java Motors yang terkenal memegang merk Inggris seperti Land Rover, Rover, Austin, Triumph, MG & Leyland. Harganya pasti mahal dari baru, Jaguar aja sudah mahal apalagi Daimler. Kemungkinan unit ini masuk lewat kedutaan atau orang kaya pada saat itu.

Kategori
Uncategorized

Mengenal Jaguar X Type Yang Populer Di Awal 2000an

Jaguar

TorakID- Hadirnya X-Type pada awal tahun 2000an membawa perubahan image bagi Jaguar, sebelumnya di Indonesia Jaguar dianggap mobil masyarakat teratas dan terdapat feeling yang membuat pemilik mobil ini merasa seperti bangsawan Inggris. Kini X-Type hadir di kelas sedan menengah dan mencoba mengusik BMW dan Mercedes-Benz.

Tipe yang pertama kali mendarat di Indonesia adalah X-Type SE dengan mesin V6 2.500 cc yang masuk ke kelas BMW 325i dan Mercedes C240 Elegance. Harga X-Type sendiri lebih mahal yaitu Rp 688,8 juta dibanding BMW dengan Rp 545,5 juta dan Mercedes dengan Rp 550 juta. .

Walaupun memiliki harga yang lebih mahal dari rivalnya, pihak Jaguar yang diwakili oleh Tryfena Sri Rahajoe yang saat itu menjabat Senior Marketing Communication Specialist PT Prima Auto Grupindo (PAG) sebagai APM Jaguar di Indonesia menyatakan pede karena market mobil ini sudah jelas yaitu eksekutif muda mapan yang banyak di kota-kota besar Indonesia.

Mesin V6 2.495 cc 24 katup yang mampu menghasilkan 196 hp dan torsi 241 Nm terasa menghentak agresif saat pedal gas ditekan dan memberikan akselerasi yang bagus bahkan dengan transmisi otomatis 5 percepatan. Satu hal yang dapat dipuji ke Jaguar adalah kelembutan sistem suspensi. Dipadukan dengan kabin yang sangat senyap dan desain mewah wood panel dan bahan kayu membuat penumpang akan merasa sangat nyaman.

Kemampuan manuver X-Type dibantu dengan sistem dynamic stability control (DSC) yang diklaim Jaguar dapat membantu handling mobil. Hasilnya saat kecepatan 100 km/jam kemudi diputar sambil sedikit menginjak rem dan keseimbangan X-Type membuat mobil lebih mudah keluar tikungan. X-Type sendiri digadang-gadang sebagai mobil terpenting Jaguar saat itu, walaupun penjualannya termasuk terbesar, sayangnya X-Type belum sesukses rivalnya dan isu sharing platform dengan Ford Mondeo yang notabene merupakan sedan biasa.

Kategori
Otomotif

JAGUAR LAND ROVER PASTIKAN MENGHENTIKAN SEMENTARA PRODUKSI UNTUK PABRIK DI INGGRIS

Jaguar

TorakID- Sebagai bentuk tanggung jawab dari perusahaan, Jaguar Land Rover beroperasi sejalan dengan arahan dari NHS dan Badan Kesehatan Masyarakat Inggris untuk meminimalkan penyebaran dari coronavirus, selagi merencakan untuk melindungi kontinuitas perusahaan. Perusahaan akan melanjutkan produksi ketika kondisi memungkinkan. Hingga saat ini, pabrik Jaguar Land Rover di Brazil dan India tetap beroperasi. Pabrik joint venture di Cina dibuka pada tanggal 24 Februari lalu, karena keadaan di Cina sudah berangsur normal.

Keputusan saat ini sesuai dengan pengumuman dari Jaguar Land Rover baru-baru ini untuk menutup sementara pabrik di Nitra, Slovakia dari tanggal 20 Maret lalu dan konfirmasi dari Magna bahwa operasional pabrik di Graz, Austria dihentikan hingga 30 Maret.  

Walaupun fokus perusahaan tetap pada bisnis dan tanggung jawab terhadap karyawan, namun Jaguar Land Rover tetap berupaya untuk melakukan apapun yang mereka bisa untuk membantu masyarakat untuk melewati situasi saat ini. Hati dan pikiran kami bersama mereka yang terkena dampak langsung dari COVID-19 dan para petugas medis, yang perannya dalam menanggulangi virus ini sangat dihargai oleh kami semua.

Kategori
Otomotif

PEMBALAP JEPANG TAKUMA AOKI BERGABUNG DENGAN JAGUAR I-PACE eTROPHY SERIES

Jaguar

TorakID- Takuma Aoki, mantan pembalap sepeda motor World Superbike dan Grand Prix, bergabung dengan Jaguar I-PACE eTROPHY untuk Team Yokohama Challenge. Pembalap Jepang ingin membuat sejarah sebagai orang penyandang cacat pertama yang berlomba dalam seri balapan listrik internasional pada putaran ke 3 di Mexico City pada tanggal 15 Februari.

Aoki  lumpuh dari pinggang ke bawah setelah mengalami kecelakaan pada tahun 1998, setahun setelah ia berhasil menyelesaikani 5 putaran menggunakan Honda di kelas 500GP. Semenjak itu, Aoki tetap terlibat dalam kegiatan motorsport dan sukses bersaing menggunakan kendaraan roda empat  yang telah dimodifikasi secara khusus di Dakar Rally 2009 dan Asia Cross Country Rally 2016.

Ajang balap terakhir yang dia ikuti adalah  Michelin Le Mans Cup 2019 – kategori LMP3 dan La Filière Frédéric Sausset SRT41 di kompetisi Road to Le Mans 2019, yang merupakan bagian dari support untuk Le Mans 24 Jam pada tahun 2019.

Pada pengalaman pertamanya dalam balap mobil listrik, Takuma akan mengendarai Jaguar I-PACE eTROPHY yang telah dimodifikasi secara khusus. Sebuah Guido Simplex America Lever aktuator telah dipasang di kolom kemudi menggunakan braket khusus yang telah dimodifikasi bentuknya dan dibuat oleh Jaguar Land Rover SVO, M-Sport dan tim teknik balap dari Takuma. Modifikasi pada posisi pedal box dibuat untuk meningkatkan efisiensi dari aktuasi rem dan aktuasi ‘pull type’ yang dibuat khusus dari throttle untuk memanfaatkan kontrol throttle elektronik eTROPHY. Bentuk yang unik menggunakan pedal yang ada untuk memudahkan modifikasi menjadi mobil balap Jaguar I-PACE eTROPHY.

Takuma Aoki, pembalap Team Yokohama Challenge mengatakan: “Saya sangat senang bisa bergabung dengan Jaguar I-PACE eTROPHY dengan Team Yokohama Challenge sebagai kompetisi pertama saya di mobil balap listrik. Semua orang mempunyai tantangan dalam hidup tetapi saya sekarang dapat membuktikan bahwa hidup ini tidak berakhir dan Anda masih dapat menantang impian Anda, bahkan jika Anda lumpuh sekalipun. Saya ingin berterima kasih kepada tim teknik Jaguar Racing, GuidoSimplex dan M-Sport atas kerja keras mereka memodifikasi mobil, saya tidak sabar untuk berkompetisi di Mexico City bersama beberapa pembalap yang telah berpengalaman”

Mark Turner, Manajer Jaguar I-PACE eTROPHY mengatakan: “Kami sangat senang menyambut kehadiran Takuma di Jaguar I-PACE eTROPHY. Sepanjang karirnya ia telah menunjukkan ketahanan dan menunjukkan kinerja balap yang kompetitif, yang tidak perlu diragukan lagi dan akan terus berlanjut pada  balap mobil listrik untuk pertama kalinya. ”

Adam Jones, Jaguar I-PACE eTROPHY Vehicle Engineering Manager mengatakan: “Mengadaptasi Jaguar I-PACE eTROPHY untuk digerakkan dan di kontrol menggunakan tangan adalah tantangan yang menarik bagi SVO. Bekerja bersama tim balap Takuma dan M-Sport, kami telah mengirimkan sebuah paket yang memungkinkan Takuma untuk bertransisi secara kompetitif pada seri balap eTROPHY. Ini merupakan kolaborasi luar biasa dan menunjukkan Teknik yang progresif dan inovatif di balik Jaguar I-PACE eTROPHY. ”