Kategori
Otomotif

HONDA RAIH HASIL PODIUM GANDA PADA AJANG GRAND PRIX TURKI 2021

HRC

TorakID – Kedua pembalap tim Red Bull Racing Honda, Max Verstappen dan Sergio Perez berhasil mempersembahkan podium ganda setelah finis di posisi kedua dan ketiga pada ajang F1 Grand Prix Turki yang diselenggarakan pada 10 Oktober 2021, di sirkuit Istanbul Park, Turki. Hasil ini merupakan kali kedua bagi tim Red Bull Racing Honda yang berhasil menempatkan kedua pembalapnya di podium setelah Grand Prix Perancis lalu.

Meskipun harus bertarung di lintasan yang licin dan basah, keempat pembalap Honda dengan sangat baik berhasil menuntaskan 58 putaran. Max memulai awal balapan di posisi kedua di depan Pierre Gasly yang berada di posisi keempat, Sergio Perez di posisi keenam dan Yuki Tsunoda di posisi kesembilan.

Max berhasil mempertahankan posisi keduanya hingga garis finis, sedangkan Sergio dengan sangat baik berhasil mempertahankan posisinya dari Lewis Hamilton dengan sangat baik. Pembalap asal Meksiko tersebut kemudian juga berhasil mendahului Charles Leclerc untuk memperebutkan posisi ketiga.

Tim Scuderia AlphaTauri juga menorehkan hasil yang baik dimana Pierre Gasly berhasil finis di posisi keenam sehingga membuat 3 mobil bertenaga Honda finis di enam besar pada Grand Prix Turki 2021 kali ini.

Toyoharu Tanabe, Technical Director Honda F1 mengatakan, “Senang rasanya melihat kedua pembalap Red Bull Racing Honda naik podium dengan kostum balap livery spesial mereka. Awalnya, kejuaraan kali ini dimaksudkan untuk menjadi Grand Prix Jepang dimana kedua tim kami sangat termotivasi untuk menang. Kami berharap para penggemar kami di Jepang senang melihat mobil bertenaga Honda finis dengan podium ganda dan tiga pembalap di enam besar. Itu adalah hasil yang sangat bagus. Sekarang hanya ada enam balapan tersisa, terbagi antara Amerika dan Timur Tengah dan kami akan terus mendorong untuk melakukan yang terbaik.”

Max Verstappen, pembalap Red Bull Racing Honda menambahkan, “Sebagai sebuah tim, finis kedua dan ketiga di sini adalah hasil yang luar biasa. Balapan adalah tentang mengelola ban, untuk memastikan ban bertahan sampai akhir yang berarti ini bukan balapan yang paling menyenangkan untuk dilakukan. Namun demikian, saya pikir kami telah berjuang dengan maksimal hari ini dan kami akan terus berjuang dan lebih kompetitif di balapan mendatang.”

Dengan hasil ini, Max kembali menempati posisi puncak klasemen sementara, menggeser posisi Lewis Hamilton dan unggul enam poin dengan perolehan 262 poin. Sergio Perez di posisi ke-5 dengan perolehan 135 poin. Sedangkan untuk pembalap Scuderia AlphaTauri, Pierre Gasly memperoleh 74 poin di posisi ke-9, dan Yuki Tsunoda dengan 18 poin di posisi ke-14.

Kategori
Otomotif

JUARA DI F1 GRAND PRIX MONACO, HONDA AMBIL ALIH POSISI KLASEMEN SEMENTARA F1 2021

Honda Racing

TorakID – Max Verstappen, pembalap tim Red Bull Racing Honda, berhasil menjuarai F1 Grand Prix Monaco yang digelar di Sirkuit Monte Carlo, Monaco, pada hari Minggu, 23 Mei 2021. Dengan hasil tersebut, Max dan juga tim Red Bull Racing Honda berhasil mengambil alih posisi klasemen sementara F1 2021 baik di kategori pembalap dan juga konstruktor pasca kemenangan di GP Monaco 2021.

Max memulai jalannya lomba dari posisi kedua dan kemudian memimpin jalannya balapan. Max terus memegang kendali sebagai pemimpin lomba dengan membangun keunggulan jarak waktu dari pembalap di belakangnya hingga finish.

Sementara rekan setimnya, Sergio Perez, memulai balapan dari posisi kesembilan dan berhasil naik satu tingkat ke posisi delapan setelah start. Ia kemudian menerapkan strategi bertahan di trek lebih lama dari pembalap lainnya hingga sempat memimpin jalannya lomba sebelum akhirnya masuk pit untuk mengganti ban dan kembali lagi ke trek di posisi keempat yang berhasil ia pertahankan hingga garis finish.

Sementara itu Pierre Gasly dari tim Scuderia AlphaTauri Honda berhasil mempertahankan posisinya sejak dari awal lomba hingga finish. Pembalap asal Prancis ini juga berhasil menahan hingga akhir lomba laju pembalap tim Mercedes – Lewis Hamilton yang sebelumnya merupakan pemegang klasemen sementara musim balap 2021.

Max Verstappen kini memimpin klasemen sementara pembalap F1 2021 dengan 105 point unggul empat angka dari Lewis Hamilton. Sementara tim Red Bull Racing Honda kini memimpin klasemen sementara konstruktor F1 2021 dengan 149 point unggul 1 poin dari tim Mercedes.

Hasil kemenangan di Grand Prix Monaco 2021 ini juga menandai kemenangan ke-80 Honda di ajang balap Formula 1 sekaligus menandai untuk pertama kalinya Honda memimpin kejuaraan balap Formula 1 sejak 30 tahun silam.

Agenda seri balapan selanjutnya akan berlangsung di Grand Prix Azerbaijan bertempat di sirkuit Baku, Azerbaijan pada tanggal 4 hingga 6 Juni 2021 mendatang.

Kategori
Otomotif

RED BULL RACING HONDA RAIH KEMENANGAN PERTAMA DI GP SAN MARINO 2021

FIA

TorakID– Max Verstappen, pembalap tim Red Bull Racing Honda berhasil meraih kemenangan pertamanya di musim 2021 pada seri balap Grand Prix Emilia Romagna di sirkuit Imola, Italia, pada hari Minggu, 18 April 2021. Max meraih kemenangan pertamanya di musim ini setelah berhasil menunjukkan kapasitasnya di kondisi cuaca yang berubah-ubah sepanjang balapan.

Mengawali balapan dari posisi ketiga, Max membuat start yang sangat baik dan langsung memimpin di posisi pertama. Ia berhasil melewati rekan setimnya – Sergio Perez dan juga Lewis Hamilton. Memasuki putaran ke-20, kondisi trek yang basah di awal lomba mulai mengering. Max mengambil keputusan untuk mengganti ban basah nya ke ban kering di lap ke-27.

Pada pertengahan lomba, terjadi kecelakaan antara George Russell dan Valtteri Bottas yang menyebabkan bendera merah dikibarkan. Pembalap diizinkan untuk mengganti ban kembali, Max dan Pierre Gasly menggunakan ban medium sementara Sergio Perez dan Yuki Tsunoda menggunakan ban lunak. Ketika balapan dimulai kembali, Max kembali mempertahankan posisinya di depan hingga garis finis.

Max tampil dengan sangat baik dan membuat jarak lebih dari 20 detik di akhir lomba. Sementara Pierre Gasly dari tim AlphaTauri Honda berhasil menyudahi balapan di posisi ketujuh.

Kemenangan Max di Grand Prix Emilia Romagna 2021 ini sekaligus menandai kemenangan ke-79 untuk mobil bertenaga Honda di Formula 1 dan kemenangan pertama tim Red Bull di sirkuit Imola. Selain itu juga kemenangan tersebut merupakan kemenangan ke-11 Max sepanjang karir balap F1 nya.

Hingga saat ini, tim Red Bull Racing Honda berhasil memperoleh 53 poin sementara Scuderia AlphaTauri berhasil memperoleh 8 poin dari dua seri balap F1 yang sudah berjalan di musim 2021 ini.

Kategori
Otomotif

Mclaren Gunakan Mesin Mercedes Pada MCL35M

Mclaren

TorakID- Mclaren memang menjadi tim pertama di balapan F1 yang meluncurkan mobilnya musim 2021. Akibat penundaan penggunaan regulasi baru karena pandemi membuat model mobil balap musim 2020 masih tetap digunakan. Mclaren melakukan hal yang berbeda pada mobil MCL35 dengan mengganti mesinnya. Mobil yang dikemudikan Carlos Sainz dan Lando Norris mampu berada di posisi ketiga klasemen balap musim lalu. Dengan hasil terbaik dibawa Norris melalui podium ketiga di balapan pertama GP Austria menjadikan MCL35 sebagai penantang Racing Point dan Renault untuk perebutan posisi ketiga dan tim berwarna oranye-biru ini berhasil melakukannya dengan raihan 202 poin. Sementara Carlos Sainz berhasil meraih posisi keenam untuk kedua kalinya sejak 2019 dan mengakhiri karier dengan 105 poin sebelum pindah ke Ferrari. Sementara, Norris hanya mampu berada di posisi kesembilan dengan 97 poin saja.

Hadirnya Daniel Ricciardo yang pernah menggeber Toro Rosso (Alpha Tauri), Red Bull dan Renault memberikan sinyalemen positif kalau pebalap yang meraih posisi kelima pada musim lalu ini akan tampil lebih
baik dengan Mclaren bersama Norris. Pebalap Australia yang berhasil meraih posisi ketiga di 2014 dan 2016 ini siap bersemangat dan akan memberikan segalanya bagi tim asal Inggris itu.

Sementara, Mclaren resmi meluncurkan versi modifikasi dari MCL35 dengan nama MCL35M. Memang hampir tidak ada perubahan di struktur mobil kecuali bagian airbox pada rool hoop untuk mendinginkan mesin dimana desainnya direvisi akibat penggunaan mesin Mercedes. Ya, mulai tahun ini Renault tidak menyuplai mesin untuk Mclaren melainkan Mercedes dimana terakhir kali digunakan pada 2014 silam. Meski pada tahun 2014 bersama Jenson Button dan Kevin Magnussen menjadi keruntuhan akibat mereka hanya mengumpulkan 181 poin dan meraih posisi kelima di tahun awal penggunaan mesin V6 Turbo.

Pada bagian lantai mobil dibuat diagonal menjorok kedalam tanpa piranti aerodinamika dan pada bagian sidepod sekaligus penutup mesin dibuat seramping mungkin akibat mesin Mercedes memiliki kompresor turbo di bagian depan yang terhubung dengan turbin di belakang. Mobil MCL35M bisa dibilang mempunyai struktur mesin yang ditaruh lebih belakang demi meningkatkan daya cengkram mobil. Selain itu pula desain girboks direvisi demi meningkatkan kinerja transmisi Mercedes. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Mclaren resmi menggelar sesi pembuatan film dimana mobil dijalankan secara terbatas demi memperkenalkan MCL35 kepada publik sekaligus menunjukkan bahwa mesin Mercedes cocok di pakai oleh mereka.

Bagian diffuser kemungkinan akan dimodifikasi karena bagian ini tergolong vital. Bagian ini akan memaksimalkan aliran angin untuk menciptakan gaya tekan kebawah lebih baik dari versi awal. Bagian endplate pada sayap belakang dirubah desainnya yang tadinya vertikal menjadi horizontal melengkung kebawah. Dengan semua hal ini semoga saja Mclaren bisa meraih juara dunia konstruktor meski bukan merupakan tim pabrikan seperti di era 1990an akhir dan era 2000an.

Kategori
Otomotif

Alpine Resmi Pamerkan Mobil Balap F1 Pertamanya

Alpine F1

TorakID- Menggunakan jasa Daniel Riccardo dan Esteban Ocon, Renault bercokol di posisi kelima balapan F1 musim lalu dengan 181 poin. Adapun Ricciardo mampu meraih dua kali podium di Grand Prix Jerman dan San Marino sehingga dirinya berada di posisi kelima dengan 119 poin. Sedangkan Ocon hanya mampu berada di posisi ke-12 dengan 62 poin, posisi yang sama ketika pebalap Meksiko ini turun di 2018 saat bergabung di Racing Point.

Tahun ini, Fernando Alonso direkrut Renault untuk meriset regulasi mobil baru untuk musim balap 2022. Alonso sendiri berjaya bersama Renault di 2005-2006 sebagai juara dunia dan dia sendiri terakhir kali membela Renault di musim balap 2008-2009. Debut di tahun 2003, ia hanya finis keenam di klasemen sementara dan setahun kemudian, ia bercokol di posisi keempat di musim 2004. Alonso ditandemkan dengan Ocon di musim ini dikarenakan Ricciardo ditransfer ke Mclaren menggantikan Carlos Sainz yang hijrah ke Ferrari. Sementara, Renault resmi berganti nama menjadi Alpine F1 sejak September tahun lalu dan mengakhiri nama Renault setelah 5 tahun mengabdi di F1.

Alpine sendiri bukan nama baru di F1 karena pada 1968, mereka membuat mobil balap A350 bertenaga 300 dk. Sayangnya, mesin yang mereka buat kalah saing dengan mesin Cosworth sehingga pabrikan asal Perancis ini mundur dari balapan jet darat. Pada 1975, mereka membuat mobil A500 dengan mesin V6 berkapasitas 1500 cc turbo. Nantinya mesin ini juga dipakai tim pabrikan Renault yang akan debut pada 1977. Sebelum tim Renault muncul, nama Alpine ini muncul duluan sebagai leluhur tim yang nantinya meraih 2 kali juara dunia pebalap dan konstruktor di musim 2005-2006. Pada musim 2021, Alpine memperkenalkan A501 sebagai mobil balap resmi mereka setelah 45 tahun tidak membalap resmi di F1. Hingga, Alpine menjadi pabrikan mobil sport yang disegani di era 1960an sampai 1990an

Tidak meninggalkan nama lama, sponsor-sponsor yang pernah menempel seperti DP World, Castrol Edge, Dupont dan tentunya Renault masih ada di bagian badan mobil ini. Desain grafis bendera Perancis di bagian sayap depan dan bagian badan belakang mobil mengindikasikan nasionalisme kepada negeri menara Eifel itu. Hanya saja, livery ini masih belum dikonfirmasi akan tetap digunakan apa tidak di balapan. “Livery yang dihadirkan hari ini menjadi tanda kebangkitan identitas Alpine di F1. Beberapa elemen grafis saat ini akan berubah jelang musim balap nanti dan beberapa lainnya dipertahankan,” kata Direktur Desain Alpine, Antony Villain.

Beberapa elemen grafis saat ini akan berubah jelang musim balap nanti dan beberapa lainnya dipertahankan,” kata Direktur Desain Alpine, Antony Villain melalui siaran video launching. Sementara, kepemimpinan tim di tim ini dipimpin oleh Davide Brivio yang berhasil menggantikan Cyril Abiteboul pada 13 Januari 2021. Davide sendiri bukan nama baru di dunia balap karena sudah malang melintang di balapan Motogp sebagai manager tim Suzuki pada musim lalu ketika mereka menjadi juara dunia berkat Joan Mir dan orang dibalik suksesnya Valentino Rossi saat bersama Yamaha pada 2004-2009.

Kategori
Otomotif

TIM RED BULL RACING PERKENALKAN SERGIO PEREZ SEBAGAI PEMBALAP BARUNYA UNTUK TAHUN 2021

FIA

TorakID– Tim Red Bull Racing resmi memperkenalkan Sergio Perez untuk kejuaraan balap F1 tahun 2021. Sergio Perez menggantikan Alex Albon sebagai pembalap tim Red Bull Racing. Sementara, Alex Albon akan tetap menjadi anggota penting dari tim Red Bull Racing dan mengambil peran sebagai pembalap penguji sekaligus cadangan tim Red Bull dengan fokus utama pada pengembangan mobil tahun 2022, simulator, serta pengujian ban.

Sergio Perez merupakan salah satu pembalap berpengalaman di F1. Ia memulai karir balap F1 nya pada tahun 2011 bersama Sauber (saat ini bernama Alfa Romeo sekarang). Performa serta konsistensi dan tentunya hasil kemenangan Sergio di Grand Prix Sakhir 2020 saat bersama Racing Point membuatnya menjadi pilihan favorit tim Red Bull untuk menggunakan jasa pembalap asal Meksiko tersebut.

Red Bull Racing Team Principal, Christian Horner mengatakan, “Alex adalah anggota kami yang berharga dan kami telah berpikir keras tentang keputusan ini. Alex tetap akan menjadi bagian penting dari tim kami sebagai pembalap penguji dan cadangan. Dengan fokus utama pada pengembangan 2022, kami sangat berterima kasih untuk kerja keras serta kontribusi yang telah diberikan. Setelah meluangkan waktu untuk mengevaluasi semua data dan performa yang relevan, kami memutuskan bahwa Sergio adalah pembalap yang tepat untuk bermitra dengan Max untuk tahun 2021 dan menantikan untuk menyambutnya di Red Bull Racing.”

Sergio Perez mengatakan, “Saya sangat berterima kasih kepada Red Bull karena telah memberi saya kesempatan untuk balapan bersama dengan Red Bull Racing pada tahun 2021. Kesempatan untuk berlomba bersama dengan tim kandidat juara pada klasemen konstruktor di kejuaraan lalu adalah sesuatu yang saya harapkan sejak saya bergabung dengan F1 dan ini akan menjadi momen yang membanggakan untuk melangkah ke grid dengan warna Red Bull bersama Max. Tim ini memiliki mentalitas untuk menang yang sama dengan saya dan di sini saya tampil untuk membantu tim memperjuangkan gelar lainnya.”

Pada musim balap F1 tahun 2021, tim Red Bull akan tetap melanjutkan kerjasamanya bersama dengan Honda, dimana Honda akan menjadi pemasok mesin dari mobil-mobil F1 Red Bull Racing.