Kategori
Otomotif

Mitsubishi Mulai Rakit Mobil Listrik L100EV Di Akhir Tahun

TorakID– Mitsubishi Motors Corporation (Mitsubishi Motors) mengumumkan langkah signifikan dengan memulai produksi New Minicab EV, dikenal sebagai L100 EV di Indonesia, di pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI). Model ini, kendaraan listrik niaga kelas kei-car, akan tersedia untuk dijual di Indonesia pada kuartal keempat tahun fiskal 2023.

Takao Kato, President dan CEO Mitsubishi Motors, menekankan kontribusi positif perusahaan terhadap industri otomotif Indonesia. Produksi Xpander yang dimulai pada tahun 2017 telah tidak hanya mendukung pasar domestik, tetapi juga meraih pasar ekspor. Kato menyatakan, “Dengan memulai produksi pertama kendaraan listrik di luar negeri, kami berharap memenuhi permintaan yang terus meningkat di kawasan ASEAN dan sekaligus mendukung inisiatif lingkungan hidup di Indonesia.”

Minicab EV, didesain dengan konsep monobox, mengusung sistem EV yang telah teruji pada i-MiEV, kendaraan listrik produksi massal pertama di dunia. Penempatan baterai di bawah tengah lantai memungkinkan komponen EV terpasang tanpa mengorbankan ruang kargo, sementara pusat gravitasi rendah memberikan stabilitas kemudi dan pengendaraan yang optimal.

Dalam menjawab tuntutan masyarakat netral karbon dan lonjakan permintaan kendaraan listrik untuk kegiatan logistik dan bisnis berkelanjutan, Mitsubishi Motors berkomitmen pada pengurangan emisi CO2 pada tahap terakhir penggunaan komersial dengan Minicab EV.

Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menyatakan kebanggaannya atas penetapan Indonesia sebagai negara pertama yang memproduksi lokal Minicab MiEV / L100 EV. Sebagai distributor di Indonesia, MMKSI siap untuk memasarkan produk ini pada awal tahun depan, setelah kajian efisiensi penggunaan BEV pada segmen kendaraan niaga ringan di Indonesia.

Dengan langkah-langkah ini, Mitsubishi Motors melanjutkan komitmennya pada pengembangan dan penyebaran kendaraan ramah lingkungan, memperkuat posisinya dalam industri otomotif global.