MG Rekomendasikan Tempat-Tempat Wisata Ini Ketika Liburan Tiba

MGMI

TorakID– Di momen akhir tahun ini, yang kental akan atmosfer liburan, MG Motor Indonesia lewat kampanye #MGDiscoverIndonesia kembali mengajak MG Lovers menguak destinasi eksotis di berbagai penjuru Nusantara. 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan dapat berjalan lancar dan pastinya yang utama adalah harus memastikan kendaraan dalam kondisi yang prima. Melalui layanan after sales service yaitu MG Care, MG menghadirkan pemeriksaan gratis 34 titik pada kendaraan pelanggan yang dapat dilakukan di seluruh bengkel resmi MG hal ini untuk dapat memberikan kenyaman dan keamanan lebih yang membuat para pengendara merasa percaya diri karena kondisi kendaraan mereka dalam keadaan yang prima sebelum dibawa untuk mengeksplor indahnya Indonesia.

Kali ini perjalanan akhir tahun yang dapat direkomendasikan adalah dengan berkeliling ke daerah The sunrise of Java, begitulah Banyuwangi dikenal di kalangan traveller. Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini termasuk daerah yang pertama merasakan cahaya matahari terbit (sunrise) di Pulau Jawa.

Perjalanan darat menuju Banyuwangi dapat ditempuh dalam waktu 15-16 jam dari Jakarta melalui tol Trans Jawa saat kondisi lancar. Mengarungi perjalanan bersama SUV mengendarai New MG ZS, terasa sebuah pengalaman berkendara yang dinamis sekaligus nyaman, berkat gaya desain BRITISH SHOULDER LINE yang unik, sporty, dengan desain modern, serta respon dan kelincahan yang prima.

Nyalakan mesin mobil dengan push start button dan koneksikan smartphone dengan layar 10,25 inci infotainment system yang didukung Apple Carplay dan Android Auto. Gunakan fitur navigasi, arahkan menuju destinasi-destinasi berikut ini. Banyuwangi, here we come!

Sego Tempong Mbok Wah

Tempong berarti “tampar”. Diberi nama “sego (nasi) tempong” karena menu kuliner ini disajikan bersama sambal dadak (sambal segar), yang rasa pedasnya sampai-sampai bikin kita terasa seperti ditampar. Kira-kira dalam istilah yang lebih kasual, “pedas nampol”

Mbok Maswah, sang pemilik warung, selalu membuat sambalnya secara dadakan. Maka cobek besar dan ulekan selalu siap di sampingnya. Rasa sambalnya yang asam segar berasal dari ranti, sejenis tomat dengan permukaan berkerut dan banyak bijinya. Ditambah wangi terasi khas Banyuwangi, jadi makin mantap!

Warung Sego Tempong Mbok Wah berlokasi di Jl. Gembrung No. 220 Glagah, Bakungan. Menuju ke sana mesti melewati jalan dan gang sempit. Melewati jalan seperti itu, fitur 360 omni-directional camera dapat membantu untuk melihat situasi di sisi samping saat ingin berbelok atau mundur dari kamera belakang New MG ZS.

Namun menunya yang disajikan hangat-hangat pas banget dinikmati sore hingga malam hari sesuai jam buka warung. Seporsi nasi tempong berisi nasi putih dengan lauk sayuran rebus (kubis, daun singkong, labu siam), ikan asin sepat, teri jengki goreng, dan sesendok makan sambal. Pilihan lauk lainnya yakni ikan goreng, pepes ikan, telur pindang, cumi, udang goreng, dan kepiting goreng, tentunya ditambahkan sambal dan sayuran.

Taman Nasional Baluran

Sepintas pemandangan di Taman Nasional Baluran mengingatkan kita akan alam afrika, lengkap dengan satwa-satwa liar yang berkeliaran serta sabananya. Karena itulah destinasi yang berada di perbatasan Banyuwangi-Situbondo ini dijuluki Africa van Java dan Little Africa.

Gerbang Taman Nasional Baluran berada di Jalan Banyuwangi-Situbondo km 35, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih. Perjalanan menuju sabana dari gerbang kurang lebih sepanjang 12 km. Langsung pacu New MG ZS yang mengusung mesin berkapasitas 1.5 L dengan transmisi otomatis 8 percepatan membuat perjalanan menuju Taman Nasional ini semakin asyik.

Penantian yang dipisah jarak tersebut terbayar oleh eksotisme hamparan sabana alami yang sangat luas, berlatar belakang Gunung Baluran, berikut banyaknya satwa liar seperti rusa, kerbau, banteng, monyet ekor panjang, merak, hingga ular yang lepas di alam bebas.

Pelestarian alam di kawasan seluas 25.000 hektar ini, selain untuk pariwisata ditujukan pula buat budidaya, penelitian, pendidikan, dan ilmu pengetahuan.

Pantai Bama

Masih di Taman Nasional Baluran, pada pesisirnya terdapat pantai yang indah. Pantai Bama terbilang jarang dikunjungi wisatawan, sehingga biota lautnya tumbuh dengan baik serta terumbu karangnya begitu memesona.

Menginjakkan kaki di Pantai Bama, kita disajikan pemandangan hutan bakau yang lebat. Uniknya, di pepohonan bakaunya banyak kera liar dan burung. Penelusuran hutan bakau dilakukan dengan berjalan pada titian, berfungsi sebagai jalan setapak, yang berujung pada jembatan pandang. Teduhnya jembatan pandang biasa dijadikan tempat memancing oleh wisatawan.

Selain itu, pengunjung pun bisa berenang, snorkeling, serta bersantai pada pasir putih Pantai Bama. Fasilitas penunjangnya pun cukup lengkap, mulai dari kamar bilas, tempat istirahat, hingga rumah makan. 

Ketika tiba saatnya meninggalkan Pantai Bama, rasakan terus jejak pesonanya dengan memanfaatkan fitur Electric i-Max Panoramic Sunroof di New MG ZS, hingga perlahan mobil kian menjauh menuju destinasi berikutnya.

Waroeng Kemarang

Menyantap kuliner khas Jawa Timur di tengah suasana pedesaan Ubud, Bali? Wah, dijamin bikin jiwa petualang rasa bergejolak! Rujak soto, uyah asem, pelasan, sego janganan, pecel itik, kopi lethek, sumping, kucur, dan tentunya sego tempong tersaji di sini, di antara terasering persawahan.
Pemandangan di sini tidak kalah keren dari New MG ZS yang dilengkapi Tomahawk Alloy Wheels pada keempat rodanya, ditambah spoiler belakang yang mempertegas penampilan sporty. 
Bagian atas warung ini merupakan ruang semi-outdoor berbentuk menyerupai joglo. Suasana Jawa kian kental mengingat sepanjang waktu warung buka ditampilkan langsung musik dan kesenian tradisional seperti gamelan, angklung, gandrung, dan barong. 
Di akhir tahun 2021, Waroeng Kemarang menerima penghargaan Terbaik II untuk kategori Restoran Non Bintang pada ajang East Java Tourism Awards, yang dihelat oleh Pemprov Jatim. Jadi, tidak perlu diragukan lagi, dong, kualitas kuliner maupun pelayanannya.

Kawah Ijen

Perjalanan menuju kawasan Ijen yang menanjak melewati perkebunan cengkeh semakin nyaman dengan fitur Hill Start Assist dan Hill Descent Control . Kawah Ijen ini berada pada ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut, dan merupakan bagian dari Gunung Ijen, salah satu gunung berapi di Pulau Jawa yang masih aktif. Dari pos terakhir menuju puncak Ijen, kita dihadapkan kepada trek agak berpasir dan berkerikil yang menanjak, sejauh kurang lebih 2 km. Sesampainya di puncak, kemudian kita dibawa menuruni jalur batuan yang cukup curam, kira-kira 1 km, hingga bibir kawah. Kawah Ijen yang berwarna tosca, berikut asap belerangnya, menjadi lukisan alam yang Instagenic buat lokasi foto-foto.
Tapi jangan sampai melewatkan fenomena api biru juga, yang konon cuma ada di Ijen. Dini hari adalah saat paling tepat buat menyaksikan api biru yang menyala-nyala mengagumkan. Sebelum dapat menyaksikannya, kita perlu mendaki sekitar 3-4 jam dari Pos Paltuding. Jadi, rencanakan waktunya sebaik mungkin, ya. Selepas mengagumi api biru, ada keindahan sunrise dari puncak Ijen sebagai bonusnya.

Rawon Bik Ati

Belum lelah, dong, buat melanjutkan perjalanan. Kan, pada kabin disematkan kombinasi 6-way Electric Adjustable Driver Seat, sehingga pengemudi akan lebih mudah dan nyaman dalam mengatur posisi duduk hanya dengan sentuhan satu jari. Di sisi kemudi mobil ini dilengkapi multi function button sehingga pengemudi menjadi lebih mudah untuk mengendalikan audio dan menyeting kendaraan. 

Apalagi Waroeng Bik Ati disebut-sebut menyajikan menu rawon paling juara se-Indonesia. Wuih! Berdiri sejak 1948, resepnya diwariskan turun-temurun dan terjaga keasliannya. Bahkan, cabangnya yang berada di luar kota tetap menggunakan bumbu yang dikirim dari Banyuwangi.

Bersantap di warung ini semakin nikmat karena pelanggan MG tidak perlu lagi memikirkan biaya perawatan kendaraan dengan adanya program Gratis inspeksi di 34 titik kendaraan yang membuat kantong aman sehingga konsumen MG bisa bersantap kuliner dengan tenang dan nikmat tanpa khawatir kantong jebol, sesampai di rumah makan ini sembari menunggu rawon pesanan, kita dihidangkan tempe goreng yang masih panas dengan cabe rawit. Kalau mau, pengunjung juga bisa menikmatinya bersama kerupuk.

Menu utamanya mulai dari rawon empal, rawon babat, rawon buntut, hingga rawon limpa. Ukuran dagingnya besar plus menggugah selera, dan porsi nasinya tidak nanggung. Auto-sikat, deh, buat perut-perut yang keroncongan!

De Djawatan Benculuk

Suasana hutan De Djawatan Benculuk pasti tidak asing bagi penggemar Lord of The Rings. Pohon-pohon trembesi raksasa yang diselimuti benalu maupun pakis, selain menghadirkan kesan angker, mengingatkan akan Hutan Fangorn dalam film arahan Peter Jackson tersebut. Pohon-pohon tersebut juga jadi sarang kelelawar, dengan bau guano (kotoran kelelawar) makin menambah kesan horor, khususnya saat hari menjelang gelap.

Namanya yang menggunakan ejaan lama sesuai dengan usianya yang sudah tua. Lokasi ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, sebagai Tempat Penimbunan Kayu (TPK) hasil pengelolaan hutan milik Perhutani di Banyuwangi bagian selatan. Rata-rata umur pohon trembesi raksasa di sini sudah melebihi 100 tahun.

Meski begitu, sebagai hutan wisata, De Djawatan Benculuk tetap menyediakan berbagai atraksi menyenangkan. Mulai dari berkeliling area menaiki kuda sewaan atau andong, hingga aktivitas offroad bagi anak-anak menggunakan ATV atau motor trail mini.

Lokasi hutan ini pun mudah dijangkau karena dekat dengan jalan raya Benculuk, Banyuwangi Selatan. Dari pertigaan kantor Samsat Benculuk, tinggal berjarak 100 meter ke selatan. Pengelola Hutan De Djawatan Benculuk membuka kawasan ini setiap hari mulai pukul 7 pagi hingga hari menjelang gelap, pukul 5 sore WIB. 

Saat gelap tiba, lampu depan New MG ZS akan otomatis menyala. Modernitas tersebut melengkapi gaya baru New MG ZS yang menampilkan Exclusive High-gloss grille pada sisi depan, tempat bertenggernya logo ikonik dan klasik milik MG.

Arief Syarifudin, Marketing and PR Director MG Motor Indonesia mengatakan, “Keberadaan New MG ZS antara lain untuk meredefinisi ekspektasi publik Tanah Air tentang SUV yang bernilai tinggi. New MG ZS berhasil mengkombinasikan secara sempurna antara desain premium, pengalaman berkendara dengan kenyamanan dan keamanan menyeluruh, pride dari brand legendaris asal Inggris, serta harga yang terjangkau. Seperti kita ketahui, SUV merupakan jenis mobil favorit masyarakat Indonesia. Nilai-nilai yang dikombinasikan dalam New MG ZS diharapkan membuka jalan bagi konsumen buat memiliki SUV seperti yang mereka dambakan.”

Ia melanjutkan, “Menjelang akhir tahun pastinya banyak konsumen MG yang merencanakan untuk melakukan perjalanan darat dengan mobil MG-nya, MG melalui program after sales MG Care memberikan layanan gratis pengecekan 34 titik sehingga perjalanan konsumen akan lebih nyaman dan aman.”