Kejuaraan balap ketahanan dunia (WEC) merupakan kejuaraan balap mobil yang diadakan pada akhir hingga awal tahun depan. Hal itu disebabkan adanya Super Season dimana para partisipan tidak bisa mengikuti kejuaraan dunia selama setahun akibat banyaknya kejuaraan regional seperti European Le Mans. Akan tetapi, dinamika terus bergulir supaya balapan tidak membosankan dan bisa diikuti semua peserta dengan kesetaraan peforma.

Toyota terutama yang tahun lalu superior di kelas LMP (Le Mans Prototype) 1, sebentar lagi tidak akan superior karena pada musim 2020-2021 akan bergulir kelas hypercar dimana kelas ini adalah reinkarnasi kelas GT1 sebagai kelas tertinggi balap ketahanan Grand Touring. Hal ini dilakukan supaya tidak hanya bisa diikuti pabrikan besar macam Mclaren dan Aston Martin tapi juga pabrikan yang sempat berlaga di LMP1 seperti Toyota. Mobil
balap Hypercar ini nantinya bisa dijual demi holomogasi oleh badan otomobil dunia (FIA).

Pada musim 2019-2020, Toyota menguasai 2 balapan yakni seri Silverstone, Inggris pada 1 September dan Fuji, Jepang. Balapan di Fuji pada 6 Oktober lalu membuktikan untuk terakhir kalinya TS050 mengikuti balapan kandang di sirkuit legendaris dekat Gunung Fuji. Sejak 2016, mobil ini meraih 13 kemenangan dengan 21 podium dengan satu kali juara dunia konstruktor dan pebalap di musim 2018-2019.

Mobil Toyota bernomor 8 yang dikemudikan Sebastian Buemi, Brendon Hartley dan Kazuki Nakajima berhasil mengukir kemenangan bersama mobil bernomor 7 dengan beranggotakan Mike Conway, Jose Maria Lopez dan Kamui Kobayashi. Mobil no.7 dari Toyota sempat berhasil di seri Silverstone sebagai pemenang overall.

Di kelas LMP2, dikuasai tim balap Belanda (Netherland Racing) dengan beranggotakan Nick De Vries, Giedo Van Der Garde dan Frits van Eerd. Sementara, tim pabrikan Aston Martin
dengan Marco Sorensen dan Nicky Thiim berhasil menjadi jawara kelas GTE Pro sedangkan tim TF Sport dengan Jonathan Adam, Charlie Eastwood dan Salih Yoluc meraih kemenangan di GTE AM.

Bagikan: